
Salatiga, Juli 2025 – Biotech Center IPB, memulai tahap awal kolaborasi dengan P4S Kampoeng Soesoe Salatiga untuk mengembangkan sistem pengolahan limbah peternakan bioslurry. Kolaborasi ini didorong oleh potensi Salatiga sebagai sentra susu sapi kedua terbesar di Jawa Tengah, serta keberhasilan P4S yang sejak 2021 telah mempraktikkan peternakan sirkuler dengan mengganti pupuk sintetis urea menggunakan limbah bioslurry. Sinergi ini difokuskan pada pengembangan produk pupuk organik berbasis bioslurry melalui riset terpadu, mencakup isolasi dan optimasi mikroba fungsional, uji laboratorium, dan peningkatan sistem produksi berbasis komunitas.
Pada tahap awal, inovasi ini telah mendapat pengakuan dari Pemkot Salatiga lewat penghargaan kedua dalam ajang Kompetisi Kreativitas dan Inovasi Daerah (KRENOVA) — yang didukung Bappeda Salatiga untuk mendorong inovasi ekonomi sirkular di wilayahnya. Keberhasilan tersebut menegaskan kualitas awal PORBI sebagai solusi tepat guna dalam circular farming.
Riset selanjutnya akan difokuskan pada peningkatan mutu pupuk bioslurry—termasuk stabilisasi mikroba, peningkatan nutrisi (NPK), dan riset skala produksi yang melibatkan masyarakat lokal (community-based). Tujuannya agar sistem peternakan sirkuler ini dapat diadopsi luas oleh peternak di Salatiga, memperkuat ketahanan pangan lokal, serta mendukung pembangunan ekonomi hijau yang berkelanjutan.
